Travel Update

10 Museum Di Surabaya Yang Wajib Kamu Kunjungi

  1. Museum Kanker Indonesia (Jl. Kayun 16-18 Embong Kaliasin, Genteng Surabaya)

Gedung museum yang menjadi satu dengan klinik pratama milik Yayasan Kanker Wisnu Wardhana. Museum kanker dibuka untuk umum pada tanggal 31 Oktober 2013. Dengan tujuan  untuk mengajak masyarakat mengenali kanker, pencegahanya serta bagaimana mengobati kanker.

Koleksi museum berupa organ tubuh yang terserang kanker. Organ-organ tersebut disimpan dalam toples yang berisi cairan formalin. Koleksi organ tubuh yang terkena jaringan kanker ini cukup beragam, mulai kanker payudara, mulut rahim, kanker paru-paru, kanker usus, hingga kanker ginjal pada anak-anak.

Jam operasional : Senin – Jumat pukul 10:00 – 16:00 WIB, Sabtu pukul 10:00 – 21:00 WIB, Minggu pukul 10:00 – 17:00 WIB

Harga tiket masuk Senin – Jumat gratis, Sabtu Rp 5000 (domestik) dan Rp 20.000 (asing), Minggu Rp 10.000 (domestik) dan Rp 50.000 (asing)

 

2. Museum TNI AL Loka Jala Crana (Candradimuka Kompleks Pendidikan TNI AL Bumimoro, Surabaya)

Didirikan pada tanggal 19 September 1969, Museum TNI AL Loka Jaya Crana (Loka Jaya Crana Navy Museum) menampilkan benda-benda bersejarah yang telah dimiliki dan digunakan oleh Angkatan Laut Indonesia sejak era revolusi fisik dan termasuk De Zeven Provinsien (The Seven Provinsi ) sang kapal perang meriam, Kapten Angkatan Laut kapal berlayar, Panzer Amphibi 60 BTR, Baju Wapak BKR Laut Talisman dan planetarium di mana pengunjung dapat melihat dan belajar tentang tata surya.

Jam operasional : Senin-Kamis pukul 08:00-14:00, Jumat pukul 08:00-15:00, Tutup pada hari Sabtu, Minggu dan hari Libur. Tiket masuk gratis.

 

 3. Museum Kapal Selam (Jl. Pemuda No.39, Genteng, Surabaya)

Monumen Kapal Selam, atau disingkat Monkasel, adalah sebuah museum kapal selam yang terletak di pusat kota, monumen ini sebenarnya merupakan kapal selam KRI Pasopati 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952. Kapal selam ini pernah dilibatkan dalam Pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda.

Jam operasional : 08:00 – 21:00 WIB. Harga tiket masuk Rp 10.000.

 

4. Museum Kesehatan ( Jl. Indrapura 17, Surabaya)

Dipelopori oleh dr. Haryadi Soeparto, DOR MSc. pada tahun 1990, koleksi Museum Kesehatan dr.Adhyatma menggambarkan upaya manusia untuk menjaga kesehatan dan berbagai alat yang telah digunakan dalam menyembuhkan penyakit. Museum yang menyimpan rekam jejak sejarah kesehatan yang kental dengan unsur adat dan tradisi.

Jam operasional : 08:00 – 15:00 WIB. Tidak dikenakan biaya tiket masuk.

 

5. House of Sampoerna ( Jl. Taman Sampoerna 6, Surabaya )

Terletak di Surabaya lama Kompleks bangunan bergaya kolonial Belanda ini dibangun pada tahun 1862 dan saat ini merupakan situs bersejarah yang dilestarikan awalnya digunakan sebagai Panti Asuhan Putra yang dikelola oleh pemerintah Belanda Kompleks ini dibeli pada tahun 1932 oleh Liem Seeng Tee pendiri Sampoerna untuk dijadikan pabrik rokok Sampoerna yang pertama sampai saat ini Kompleks ini masih berfungsi sebagai pabrik untuk memproduksi rokok Kretek khas Indonesia auditorium Central saat ini difungsikan sebagai museum dan toko.

Jam operasional : 09:00 – 22:00 WIB. Tidak dikenakan biaya tiket masuk.

 

6. Museum De Mata Trick Eye (Surabaya Town Square 1st Level I 73, Jl. Hayam Wuruk No. 6, Surabaya)

Di tempat wisata di Surabaya ini, pengunjung dapat merasakan sensasi 3D dengan berbagai pose dan latar belakang seperti nyata. Terletak di Townsquare Surabaya, De Mata Museum memiliki koleksi lebih dari 104 gambar 3D.

Museum gambar 3D ini menyajikan berbagai gambar 3D Art mulai dari tema alam, olahraga, angka, binatang, super hero, romance, sirkus, ornamen, dll.

Jam operasional : 10:00 – 22:00. Harga tiket masuk Senin – Jumat Rp 25.000, Sabtu dan Minggu Rp 35.000.

 

7. Museum Yos Sudarso (Jl Bumimoro Surabaya)

Monumen Yos Sudarso dibangun untuk mengenang peristiwa pertempuran laut Arafuru (15 Januari 1962) antara tiga kapal TNI AL yaitu RI Macan Tutul, RI Macam Kumbang, dan RI Harimau melawan dua kapal desroyer milik Belanda.

Dalam pertempuran tersebut Komodor Yos Sudarso yang kala itu berada di RI Macan Tutul mengambil alih pimpinan dan bermanuver memberikan perlawanan terhadap kedua kapal Belanda itu sekaligus mengalihkan perhatian agar kapal Belanda terpusat pada RI Macan Tutul. Dengan begitu RI Harimau dan Macan Kumbang diselamatkan, tetapi RI Macan Tutul tenggelam bersama Komodor Yos Sudarso dan 25 awak kapal.

Pada detik – detik terakhir pertempuran Laut Arafuru, Komodor Yos Sudarso menyampaikan pesan tempurnya melalui radio telpon yang berbunyi, “Kobarkan semangat pertempuran” dan gugurlah Pahlawan Nasional Yos Sudarso. Di Museum Yos Sudarso terdapat foto-foto, audiorama, dan film dokumenter yang bisa dinikmati bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Jam Operasional : 08:00 – 16:00 WIB. Tidak dikenakan biaya tiket masuk.

 

8. Museum De Javasche Bank (Jl. Garuda No.1 Surabaya)

De Javasche Bank adalah salah satu bank terkemuka pada zaman kolonial Belanda yang didirikan di Batavia pada tanggal 24 Januari 1828. Selain kantor pusat yang berada di Batavia, De Javasche Bank membuka cabang di berbagai kota seperti Surabaya, Yogyakarta, Solo, Cirebon, Makasar, Palembang dan Pontianak.

Kantor cabang De Javasche Bank Surabaya dibuka pada tanggal 14 September 1829 dengan kepala cabang pertama F.H Preyer dibantu asisten A.H. Buchler dan J.D.A Loth sebagai komisaris.

Jam operasional : 08:00 – 16:00 WIB. Tidak dikenakan biaya tiket masuk.

 

9. Museum Perjuangan 10 November (Jalan Pahlawan, Surabaya)

Museum Perjuangan 10 November atau lebih dikenal dengan Museum Tugu Pahlawan ini, didirikan untuk memperingati pertempuran heroik arek-arek Surabaya melawan pasukan sekutu. Bangunan museum terdiri dari dua lantai, lantai satu digunakan untuk pemeran 10 patung yang melambangkan bentuk semangat perjuangan rakyat Surabaya dan orasi Bung Tomo di lantai dua ruang auditorium merupakan ruang pameran senjata dan foto-foto dokumenter dan lokasi perjuangan Bung Tomo.

Jam operasional : 08:00 – 15:00 WIB, tutup pada hari Sabtu dan hari libur. Harga tiket masuk hanya Rp 5000.

 

10. Museum Surabaya (Jalan Tunjungan (Eks Gedung Siola)

Museum Kota Surabaya ini berisi 1.000-an benda-benda bersejarah dalam kaitan perjalanan Kota Surabaya yang berada di lantai I gedung SIOLA dibuka mulai 3 Mei 2015.

Koleksi Museum Surabaya antara lain mulai dari arsip kependudukan sejak tahun 1837, baju Dinas Pemadam Kebakaran sejak zaman Belanda, juga alat transportasi seperti dua becak yang berwarna biru dan putih.

Jam operasional : 09:00 – 21:00. Tidak dikenakan biaya tiket masuk.

 

Selamat berlibur..

 

Cari Tiket Promo Ke Surabaya, Cari Hotel Di Surabaya, Cari Penginapan Murah Di Surabaya

Berikan pendapatmu

Post Comment

error: Content is protected !!